Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Oktober 2008

Koneksi Modem ADSL

ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) adalah suatu teknologi modem
yang bekerja pada frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. Inilah penyebab utama
perbedaan kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem konvensional
(yang bekerja pada frekuensi di bawah 4 kHz). Keuntungan ADSL adalah memberikan
kemampuan akses Internet berkecepatan tinggi dan suara/fax secara simultan (di
sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan
saluran modem.
Layanan komunikasi data dengan basis teknologi Asymetric Digital Subscriber Line (ADSL), dapat menyalurkan data dan suara secara simultan melalui satu saluran telepon biasa dengan kecepatan yang dijaminkan sesuai dengan paket layanan yang diluncurkan dari modem sampai BRAS (Broadband Remote Access Server). Salah satu ISP yang menggunakan layanan ini adalah PT TELKOM dengan TELKOM Speedy.
Kecepatan Downstream dan Upstream
• Downstream adalah kecepatan aliran data ketika pelanggan melakukan download dengan maksimum kecepatan sampai dengan ADSL Connection Speednya (384 Kbps).
• Upstream adalah kecepatan aliran data ketika pelanggan melakukan upload dengan maksimum kecepatan sampai dengan 64 Kbps
Untuk memilih modem ADSL, ada beberapa tips sebagai berikut :
1. Apakah modem tersebut digunakan untuk beberapa PC atau hanya satu PC. Jika untuk satu PC cukup modem dengan 1 port USB dan atau 1 port ethernet, tetapi apabila akan digunakan untuk beberapa PC maka bisa digunakan modem yang dilengkapi dengan beberapa port ethernet (berfungsi sebagai hub). Sebagian besar tipe modem yang dijual di pasaran saat ini adalah modem router yang dapat menyimpan konfigurasi koneksi speedy (username dan password) di memory modem, sehingga ketika modem dihidupkan dan tersambung ke line telepon, maka modem akan secara otomatis melakukan koneksi speedy (automatic login), sekalipun komputer yang terhubung ke modem tersebut belum dihidupkan.
2. Gunakan modem yang compatible dengan sistem operasi dari PC anda seperti Windows atau Linux. Dari pengalaman di lapangan ada beberapa jenis modem USB yang tidak compatible dengan Windows 98 atau Windows 2000.
3. Jika memiliki dana yang cukup lebih baik menggunakan modem yang memiliki kemampuan setting melalui web karena dapat dioperasikan dengan berbagai jenis sistem operasi dan browser serta mudah dalam pengoperasiannya.
Peralatan yang digunakan untuk koneksi dengan Modem ADSL
1. 1 PC atau satu komputer saja. Yang disediakan adalah seperangkat komputer, 1 modem ADSL, 1 Kartu jaringan (ethernet).
2. 2 PC atau lebih. Dengan kata lain, koneksi akan dibagipakai dengan pc lain, maka yang harus disediakan adalah seperangkat komputer untuk router, 1 modem ADSL, min 2 kartu jaringan dan swith hub. atau bisa juga dengan menggunakan 1 modem ADS dengan fasilitas Wifi dan router. Dengan alat ini maka setiap komputer cukup ditambahkan 1 kartu jaringan WIFI saja.
Contoh modem ADSL :



Modem ADSL aztech






USB Modem ADSL Speedy AM300






USB Modem ADSL Speedy WAG54G






USB Modem ADSL PTI

Senin, 11 Agustus 2008

Teori kabel UTP untuk POE atau DC injector

POE (Power Over Ethernet) digunakan untuk mengumpankan tegangan DC dari Power Suply Indoor ke AP Outdoor melalui kabel Data UTP dengan memanfaatkan jalur kabel yang tidak digunakan untuk menyalurkan data. Data disalurkan melalui kabel UTP dengan konektor RJ45 pada pin 1,2,3,6 sehingga terdapat pin yang tidak terpakai pin 4,5,7,8 yang akan digunakan untuk menyalurkan tegangan DC.

Susunan warna tetap.



Dapat juga menggunakan standar B.

pin 4,5 digunakan DC (+) Positif

pin 7,8 digunakan DC (-) Negatif

POE ( POWER OVER ETHERNET )

Sebuah Wireless Access Point yang dipasang pada tiang antena yang terpancang setinggi 20 meter misalnya tentu memerlukan kabel yang panjang baik kabel data (UTP) untuk koneksi ke switch di bawah dan juga kabel power untuk mencatu Wireless Access Point tsb. Memasang kabel power sepanjang 20 meter lebih untuk mencatu switch bukanlah cara yang tepat untuk mencatu Wireless Access Point di atas sono. Lalu bagaimana? Yah saat ini sih udah ngga bingung lagi. Pake aja PoE. Power over Ethernet (PoE) teknologi adalah sistem yang memanfaatkan kabel UTP twisted pair untuk mentransmisikan daya (power) melalui pair yang tidak terpakai. Seperti kita ketahui Kabel UTP Cat-5 misalnya hanya menggunakan 2 pair (4 urat) saja untuk Tx (+ dan -) dan Rx (+ dan -). Sementara dalam 1 kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) terdapat 4 pair (8 urat) yang disediakan. Nah dua pair inilah yang bisa kita manfaatkan untuk mentransmisi power. Teknologi PoE seperti ini telah banyak di dukung oleh perangkat-perangkat jaringan saat ini, seperti Switch dan Wireless Access Point. Sehingga tidak diperlukan lagi Catu daya terpisah. Cukup sebuah kabel UTP saja yang terpasang antara switch dan access point. Produsen seperti D-Link, Linksys, NetGear, Cisco, dll juga mempunyai produk-produk switch ataupun access point yang terdapat fasilitas PoE. PoE yang tidak terintegrasi dengan perangkat switch atau Wireless Access Point (WAP) juga ada. PoE semacam ini terdiri dari sebuah jack Power ke PLN dan 2 buah port Rj-45 Untuk disambungkan ke2 buah perangkat, misal yang satu ke switch dan satunya lagi ke Wireless AP. PoE seperti ini berguna jika salah satu perangkat tidak mendukung PoE, misal kita punya Wireless Access Point yang medukung PoE tapi switch yang kita pake tidak terdapat fasilitas PoE. Cara membuat POE adalah sbb:
1. Siapkan kabel UTP yang akan kita modif plus connector Rj-45.
2. Kabel warna Hijau+PutihHijau(Rx) dan Orange+PutihOrange(Tx) dipasang seperti biasa.
3. Kabel Coklat + PutihCoklat kita siapkan untuk PoNuKaYu. PutihCoklat untuk positif dan Coklat untuk Negatif, atau bisa dibalik jg ga masalah.

4. Siapkan kabel konektor power untuk Access Point di toko listrik banyak yang jual
5. Modiflah kabel UTP Cat-5 menjadi seperti bagan di bawah ini:

6. Siapkan juga isolasi untuk menembel hasil bedah kabel.
Dan kurang lebih screenshoot hasilnya adalah sbb:

Gbr. Access point yang catu powernya digabung dengan kabel UTP, Power Numpang Kabel yUtiPi




Gbr. AC Adapter untuk AP Linksys yag outputnya dilewatkan melalui kabel UTP.

Mohon maaf dalam hal ini saya mengabaikan rugi-rugi tegangan akibat Kabel power AP yang terlalu panjang (sepanjang kabel UTP). Selama ini sih AP saya fine-fine aja. Pokokna mah penting nyala wae tuh Access Point, udah .